Jumat, 16 Januari 2015

Bantu saya, kawan



Sekarang, saya sudah terbiasa..
Terbiasa melihat semuanya. Melihat keburukan dunia.  Dunia yang telah ternodai. Ternodai oleh manusia. 2 tahun lebih saya menutup mata saya dari kehidupan manusia. Sampai setahun yang lalu, saat saya membuka mata. Mengejutkan bukan main. Ternyata manusia diluar dunia saya berbeda. Mereka semua biadab,tidak tau terimakasih, serakah, egois, tidak tau malu, tidak bersyukur kepada Tuhan yang Maha esa, berbuat dzolim. Semua sifat kesetanan ada pada diri mereka, bahkan kalian boleh memanggil jelmaan manusia tersebut dengan “satan” . Saya sangat muak melihat keadaan sekarang.
Therefore, Saya punya pilihan.
Pilihan untuk mengubah hidup saya dimulai dari hal-hal yang kecil menuju kebaikan yang lebih besar.Dan kau tau orang baik itu lebih tinggi derajatnya dari orang-orang adil. Saya yakin saya bisa berubah menjadi lebih baik walaupun prosesnya sangat lama.  Tapi saya akan berusaha. Walaupun saya hanya melakukan kebaikan sebesar biji sawo pun tetap akan terbayarkan dengan pahala. Walaupun hanya niat, kebaikannya sudah dicatat oleh malaikat Raqib.
Kawan, Saya tidak butuh ke-sok tau-an mu dan ke egoisanmu untuk menjatuhkan saya ketika kamu tau bahwa hal yang saya lakukan itu salah. Saya hanya membutuhkan ketulusanmu untuk mengingatkan jika saya salah. Saya ingin kita saling menasehati dalam kebaikan agar kita termasuk orang-orang yang dijanjikan Allah untuk SurgaNya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar